Sejarah Floppy Disket
Tahun 1967 teknologi floppy disket mulai
dikembangkan oleh sejumlah kru IBM di bawah pimpinan Alan Shugart. Empat tahun
kemudian, floppy disket diluncurkan ke pasaran dan mendapat sambutan hangat
karena pada saat itu menjadi alternatif media penyimpanan data selain hardisk.
Namun saat diluncurkan namanya bukan floppy disket melainkan ‘Memory Disk’.
Fisik ‘Memory Disk’ ini berukuran lumayan besar: 8 inci, dan hanya dapat
menyimpan data sebesar 79,7 kb (kilobyte). Data yang tersimpan pun tidak dapat
dimodifikasi atau dihapus.
Barulah pada tahun 1976, ‘Memory Disk’
berevolusi menjadi floppy disket dengan kapasitas penyimpanan data yang
bertambah besar menjadi 160 kb dengan fisik yang lebih kecil: 5¼ inci. Dari
sinilah istilah ‘Floppy’ mulai dipakai untuk merujuk pada bentuk fisiknya yang
lebih kecil, fleksibel dan gemulai. Sejak itu floppy disket 5¼ inci terus
berevolusi dalam hal kapasitas penyimpanan datanya.
Tahun 1984, IBM memperkenalkan floppy
disket dengan bentuk fisik yang lebih kecil berukuran 3½ inci dan dapat
menyimpan data hingga 720 kb. Kapasitas penyimpanan floppy disket kemudian
berkembang menjadi 1,44 megabyte (mb) dan beberapa produsen besar seperti Sony,
BASF, Verbatim, Maxell, dll memproduksi berbagai variannya. Floppy disket terus
berjaya hingga pertengahan dekade 90an. Pada masa itu, floppy disket menjamur
pada setiap pengguna komputer karena merupakan satu-satunya aternatif penyimpan
data yang bisa dibawa ke mana-mana karena ukurannya yang pas di kantong (maksudnya
kantong jas).
Kemunduran floppy disket diawali tahun
1998 saat Apple Computer meluncurkan produk iMac yang tidak menyertakan floppy
drive dalam produk tersebut. Apalagi kemudian mulai ditemukan teknologi zip
drive, CD, DVD, kartu memori, flash disk, dll, sehingga beberapa produsen
komputer lain mulai tidak menyertakan floppy drive dalam berbagai varian
komputernya.
April 2010, salah satu produsen floppy
disket terbesar, Sony, mengumumkan akan segera menghentikan produksi floppy
disket pada Maret 2011. Apakah ini menjadi pertanda punahnya floppy disket?
Jawabannya, belum tentu! Karena beberapa produsen besar lainnya seperti
Verbatim, Maxell, 3M mengklaim masih memproduksi ratusan ribu keping floppy
disket setiap bulan. Floppy disket memang masih dibutuhkan oleh sejumlah musisi
untuk menyimpan data di instrumen keyboard, begitu pula dengan beberapa mesin
ATM tertentu yang membutuhkan floppy disket untuk meng-install programnya.
Rabu, 04 September 2013
//
Label:
Adm.Server
//
0
komentar
//
0 komentar to " "
Posting Komentar