Network Time Protocol (NTP)


     NTP ( Network Time Protocol )

Adalah sebuah mekanisme atau protocol yang digunakan untuk melakukan singkronisasi terhadap petunjuk waktu dalam sebuah sistem komputer dan jaringan.
NTP menggunakan protocol UDP melalui port 123
Disini saya akan melakukan singkonisasi melalui debian sebagai server dan windows sebagai client , kalian juga bisa menggunakan client lebih dari satu. Dan disini saya buat dahulu topologinya

                                    


1. Pertama kita masuk dahulu ke server , login sebagai root. Lalu kita atur IP nya sesuai keinginan.
#nano /etc/network/interfaces

 
setelah sudah diatur mari kita restart ip nya 
#/etc/init.d/networking restart


2. selesai merestartnya kita coba ping servernya dan ping google
ping (ip yang digunakan) dan ping google.com, agar nanti dipengecekan bisa dilakukan



3. langkah selanjutnya mari kita install ntp nya
#apt-get install ntp dan jangan lupa juga masukan CD yang diminta , dan tunggu proses nya sampai selesai.

setelah proses penginstalan NTP selesai restart NTP
#/etc/init.d/ntp restart



4. saatnya kita konfigurasi NTP server , #nano /etc/ntp.conf dan diubah menjadi seperti dibawah ini , kenapa ID karna kita masuk di zona indonesia


5. Lalu pada line ke 48 masukan network range untuk memperbolehkan request NTP dari client ke server, menjadi seperti dibawah ini . untuk save file yang telah kita edit tekan CTRL+X lalu y


kemudian restart ntp server #/etc/init.d/networking restart



6. selanjutnya jangan lupa kita install paket ntpdate juga , #apt-get install ntpdate dan tunggu sampai selesai


7. selanjutnya adalah pengecekan NTP , untuk melakukan pengecekan NTP bisa gunakan perintah #ntpq -p 


 8.untuk mensinkronkan dengan NTP yang terdekat, gunakan perintah #ntpdate -u


9. jika sudah maka sekarang kita beralih ke konfigurassi di client, dan atur IP gunakan gateway nya samakan dengan ip address server


10. setelah itu kita lakukan ping ip server di client


11. Pada Date and Time > Internet Time. Masukkan IP Server lalu klik Update Now. Otomatis waktu dan tanggal pada Windows 7 ini sudah sinkron dengan server tadi, dan jika berhasil akan ada kata success.


selesai .. terimakasih..

Read more

Backup dan Restore TFTP Packet treaser




       Backup dan Restore TFTP Packet Treacer

Tujuan

ü        Mengetahui cara backup dan restore IOS pada switch pada packet treacer
ü       Dapat mengetahui konfigurasi dasar dan pemberian ip pada interface di switch

Pengertian
 Backup dan restore sangat dibutuhkan dalam mengelola jaringan yang kita buat, ketika router atau switch terjadi kerusakan dalam hardware atau software (IOS). Kita bisa mengembalikan semua konfigurasi yang kita buat kedalam royter atau switch yang baru kita pasang. selain itu ita bisa megupgrade system IOS yang terpasang didalam router atau switich.

·         Alat dan Bahan
ü  1 unit PC/ Leptop
ü  Packet treacer
ü  Topologi cisco

Langkah-langkah

1. Pertama buat dahulu topologinya .


2.   Koneksikan komputer ke switch menggunakan kabel konsole dengan susunan berikut




~ Konfigurasi Server TFTP

3.  Klik server kemudian pilih dekstop lalu ip configuration setting IP sesuai dengan jaringan yang di inginkan 

 ~ Konfigurasi switch


4. Remote switch menggunakan kabel konsol, setting IP Addresspada switch agar terkoneksi ke server tftp diswitch


ket :
  •   en
  • ·         vlan database
  • ·         vlan 10
  • ·         ex  conf t
  • ·         interface fastethernet 0/1
  • ·         swicthport access vlan 10
  • ·         no sh
  • ·         ex
  • ·         interface vlan 10
  • ·         ip address 12.12.12.1  255.255.255.0
  • ·         no sh
  • ·         ex
  • ·         ex

5. cek IP yang tredapat di interfaces vlan 10, gunakan perintah switch#sh interfaces vlan 10



6. Tes koneksi dari switch ke server , gunakan perintah ping  12.12.12.2



  ~ setelah itu backup switch ke server tftp

7. untuk membackup IOS swiych ke tftp server kita harus tau versi IOS yang sedang digunakan di switch cara untuk melihatnya gunakan perintah switch#dir flash
lalu copy IOS switch cisco, gunakan perintah switch#copy flash: tftp:

 source filename diisi code yang tadi terlihat di dir flash:
address or name of remote host diisi IP server
destination filename diisi code yang sama namun sebelum .bin tambahkan backup

8.  cek file di server apakah sudah tercopy di server


 ~ Restore IOS switch ke server tftp

9. Delete IOS lama yang sudah ada di switch gunakan perintah switch#delete flash:
delete filename diisi code yang tadi terlihat saat kita mengecek di server
delete flash diisi code yang tadi terlihat saat kita mengecek di server



10.  Copy IOS YANG ADA DI TFTP SERVER KE DALAM SWITCH
Copy tftp: flash:
address or name of remote host diisi IP server
source filename diisi code yang tadi terlihat saat kita mengecek di server



11.   Restart switch dan pastikan waktu boot switch IOS yang dijadikan boot loader berubah menjdi IOS yang kita copy sebelumnya , gunakan perintah reload untuk restart



TUTORIAL VIDEO BACKUP DAN RESTORE TFTP PACKET TREACER


SELESAI ... TERIMAKASIH

Read more

File Sharing FTP (PROFTPD)

     PROFTPD adalah sebuah aplikasi yang di gunakan untuk melakukan transfer data atau yang lebih dikenal dengan FTP(file transfer protokol).Dengan menggunakan PROFTPD kita dapat membuat sebuah server FTP dimana nantinya kita bisa membuat sebuah server yang bisa memberikan fasilitas upload dan download dari server tersebut.

Disini saya menggunakan debian sebagai server dan windows sebagai client. Langkah-langkah sebagai berikut :

1. Pertama buat topologi nya terlebih dahulu, setelah itu kita jalankan satu persatu . yang pertama saya jalankan dini servernya terlebih dahulu.




2. setelah masuk di server yang pertama kita lakukan adalah atur IP, sesuai keinginan #nano /etc/network/interfaces 

setelah kita atur IP nya lalu kita restart
#/etc/init.d/networking restart



3. lalu , kita install proftpd nya #apt-get install proftpd


4.  Lalu ada pilihan seperti berikut from inetd dan standalone perbedaan dari keduanya adalah jika from inetd itu dari internet dan standalone itu berdiri sendiri. Dan saya pilih standalone kemudian enter


5. lalu disini buat 2user , agar bisa membedakannya   #adduser (nama yang akan digunakan)


untuk melihat user yang telah dibuat tadi gunakan perintah #ls


6. lalu disini kita buat file ftp terpusat di user yang telah kita buat tadi #mkdir (namadirectory)


7. setelah kita membuat directorynya , lalu kita beralih untuk mengedit proftpd agar file terpusat yang telah tadi kita buat bisa terbaca di client  #nano /etc/proftpd/proftpd.conf .. Jika sudah ditemukan, ubah menjadi seperti berikut ini, samping default root masukan direktori yang tadi dibuat.


8. setelah kita edit , mari kita restart #/etc/init.d/proftpd restart


9. setelah restart mari kita beralih ke client dan kita atur dulu ip nya , ingat gateway nya samakan dengan ip server



10. setelah kita restart mari kita beralih ke client, dan ping ip server #ping (ipserver) agar kita nanti mengakses ftp nya lancar


10.  Pada client coba log on ke ftp, dengan mengetikan ‘ftp://(IPSERVER)’ pada windows explorer. Dan coba masuk dengan user pertama dahulu.

  
Dan ini hasilnya di ftp ini akan  muncul file yang telah dibuat terpusat tadi 


 11. dan kita coba juga masuk dengan user ke 2


Dan hasilnya akan sama seperti tadi. 


12. Lalu kita akan membuat kedua user tersebut memiliki hak yang berbeda untuk membuat/mengupload sebuah file. Pertama ketikan perintah #nano /etc/proftpd/proftpd.conf’.

Lalu scrool ke paling bawah sampai terlihat tulisan seperti berikut ini.Lalu tambahkan tulisan menjadi seperti berikut ini, yaitu user titinsusinah memiliki hak untuk membuat file maksimum 10 MB dan user tin memiliki hak untuk membuat file maksimum 20 MB.


setelah itu restart kembali 


13. lalu kita copy dahulu salah satu file yang size nya lebih dari yang dibuat tadi di server. 



14. lalu kita buka ftp diclient kembali, dengan username1.


 lalu copykan file yang telah dicopy tadi , dan hasilnya akan eror karena melebihi size yang dibuat


15. lalu kita coba juga pada user2 , untuk membuktikan juga 


Dan setelah dicopykan hasilnya tidak bisa di copy dikarenakan sama seperti tadi file yang dicopykan melebihi size yang dibuat. 


16. Lalu sekarang kita akan membuat PROFTPD tersebut menjadi anonymous yang artinya siapa saja bisa masuk tanpa menggunakan username dan password. Pertama ketikan perintah #nano /etc/proftpd/proftpd.conf’.

Lalu cari tulisan <Anonymous ~ftp> seperti berikut ini.
Lalu hapus tanda # dari <Anonymous ~ftp> sampai </Anonymous>
Setelah menghapus tanda #, saatnya merestart, dengan perintah


 Dan seperti biasa kita restart proftpd #/etc/init.d/proftpd restaart


17. Dan langkah terakhir adalah kita buka ftp di client , dan karena tadi kita telah mengedit di PROFTPD menjadi anonymous yang berati kita masuk tanpa memasukkan username dan password. 


SELESAI ... TERIMAKASIH..   ^


Read more

Total Tayangan Halaman

Daily

Shiny Flashy Blue Matrix

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Web hosting for webmasters